Mati sebelum mati



Al Quran mengatakan: "Kalian terlalu sibuk.. menyusun, menghitung, mengembangkan karir kalian.. uang kalian, pekerjaan kalian, kekayaan kalian, sampai kalian mengunjungi (masuk) ke liang lahat (kubur).."

Coba pikirkan baik-baik, kapan terakhir kali kita melayat ke sebuah pemakaman? Bagaimana suasana yang ada di sana? Adakah orang-orang di situ, di pemakaman saling bercanda, saling lontarkan joke-joke seperti yang sering kita lontarkan pada teman-teman kita manakala kita hangout, nongkrong, ngupi-ngupi cantik sambil memandangi paha-paha mulus berseliweran di depan kita?

Adakah di antara mereka yang bergitar ria? Bertepuk tangan sambil mendendangkan lagu yang pada beberapa hari sebelumnya kita hapalkan, cari chordnya lalu kita teriakkan sambil terbawa arus dan situasi? Saling melantai di lantai dansa?

 Gag! KEHENINGAN!!! 

Allah berfirman.. "Alhakumut takatsur"

Kita semua, saiia terutama, sekali lagi.. saiia terutama.. mungkin.. :p, semua sibuk menggunakan mulut.. sibuk menjalankan bisnis, melipat-gandakan, membeli rumah-rumah yang bahkan harus lebih bagus dari yang lain, mobil-mobil yang harus lebih mentereng dari tetangga atawa kolega, sibuk bahkan menyibukkan diri berbisnis.. atau apapun yang kita lakukan.. dan ketika kita diajarkan (mending :p) tentang Tuhan, Agama, kehidupan, moralitas.. kalian, kita semua (kebanyakan) akan mengatakan.. "Aku gag punya waktu untuk itu.. aku bahkan gag ingin mendengarnya..
beuhhh.. pusing dengernya.. mending yang biasa-biasa ajja, dari pada gila.. serta jutaan alasan lainnya terlontar dari mulut kita..

See how arogant people could be :( sampai saat mereka, saat kita, saat saiia, diri ini mengunjungi, masuk, ditutup, ditimbun tanah basah pekuburan..

Hemat kami.. kehidupan yang mana merupakan suatu kesengsaraan, adalah sesuatu yang kita terima.. yang jika kita gag menerima kehidupan ini sebagai kesengsaraan, maka hidup dan kematian adalah hal yang sama, pergerakan yang sama. They're all the same movement.

Seperti halnya cinta, kematian dan kehidupan adalah sama.. dan indahnya lagi.. seseorang harus totally died to find and know what love is.. mati sepenuhnya untuk memahami apa arti cinta.. Agan/Sis tentu ingat dengan tragedi laron yang terbakar api lilin?

Dan untuk membahas tentang kegalauan kita, kekacauan akal sehat kita seputar pertanyaan-pertanyaan seperti.. "apa itu kematian? ..mengapa gag langsung menghadap-Nya? ..apa yang akan kita hadapi setelah kematian? ..apakah benar reinkarnasi itu ada? ..akankah kita dibangkitkan kembali? ..benarkah akan kekal? ..kekal yang seperti apa? serta jutaan selipan-selipan bau amis lainnya.. Semua itu menjadi gag akan berarti jika kita gag mau memahami apa artinya hidup bukan?
Padahal Rosul sudah jelas-jelas mengatakan.. "Muutuu qobla an tamuutuu!"

35 komentar:

  1. dalemmmm!, prinsip simple bg sorg muslim adalah mumpung msh nafas jd gunakan lah tuk memperiapkan bekal...! *smile

    BalasHapus
  2. Semoga sampai diakhir hayat nanti hanya lapaz ALLAH SWT yang selalu tersebut
    Semoga juga kita bisa menjaga seluruh anggota badan kita,LIDAH,MULUT,MATA,TANGAN,KAKI,TELINGA..sepertikata abang harus HARUS JUJUR DALAM TULISANNYA..jangan hanya menulis tapi tidak dipraktekan dikehidupan kita ya kan bang..hahhayy...

    BalasHapus
  3. Adakah orang-orang di situ, di pemakaman saling bercanda, saling lontarkan joke-joke seperti yang sering kita lontarkan pada teman-teman kita manakala kita hangout, nongkrong, ngupi-ngupi cantik sambil memandangi paha-paha mulus berseliweran di depan kita?

    JAWABAN SAYA: masih ada.!!

    mati sepenuhnya untuk memahami apa arti cinta

    PENDAPAT SAYA: bahwa cinta itu tidak ada.

    BalasHapus
  4. @ Rohis Facebook : sadarilah nafas yang kita hirup
    @ Icahbanjarmasin : ini yang terpenting.. >>> jangan hanya menulis tapi tidak dipraktekan dikehidupan kita, makasii kang pengingatnya ;)
    @ ricoademandana : utk jawaban yang masih ada.. mungkin ajja kang :) itulah, maka bukankah dari situ kliatan juga.. :p mengenai cinta gag ada.. akangnya pasti sedang menjerit ketika mengatakan hal seperti itu.. atau..?!?! manalah saiia tau.. :(

    BalasHapus
  5. dan biarkan saya mati bersama cinta saya kepada Allah dan kedua orang tua saya.. :)

    BalasHapus
  6. terima kasih atas perkongsiaan. harapan agar mati ku diringi dengan keredhaan Allah S.W.T. Ameen.

    BalasHapus
  7. wah, iya juga, serem juga yah....
    tapi allhamdulillah saya selalu ingat kok...

    oiya, mas bro minta koment-nya di blog saya eah...
    tinggal klik tuh nama saya, koment di artikel itu juga.... thanks postingannya.!

    BalasHapus
  8. bagaimana dengan orang yang malah ingin mati? padahal blm saatnya

    BalasHapus
  9. Artikelnya sangat bagus sob, dan semoga bisa bermanfaat untuk saya dan lainnya amin :)

    BalasHapus
  10. Dari Judulnya aja udah Bikin Penasaran.




    Sukses Untuk Anda...

    Salam Blgwalker..

    Ditunggu Kunjungan Baliknya...

    BalasHapus
  11. *baca dalam hati*

    judulnya dan ilustrasi gambarnya keren...

    isinya, Tuhan bersama pemilik blog ini :)

    BalasHapus
  12. Thanks kawan for remind us.....

    kita lahir telanjang,

    dan kembali pun hanya iman yg kita punya.

    BalasHapus
  13. Kalo berhubungan sama pemakaman.. mulai sensitif lagi gue-_____- jadi bingung mau ngomong apaan :| yah yang terpenting kita harus memahami apa artinya hidup.

    BalasHapus
  14. Mari kita selalu merenung dan mengingat kematian ...

    BalasHapus
  15. *merenung... banyak sekali melupakan apa yang semestinya tidak pernah terlupakan.. agama, kematian.

    BalasHapus
  16. Persiapan untuk menjalani kehidupan selanjutnya di perlukan bekal....ya sob

    Trima kasih telah mengingatksn dan pencerahannya :)

    BalasHapus
  17. genial, masih butuh siomay? kekekekeke….

    BalasHapus
  18. ziarah kubur termasuk salah satu yg dapat melembutkan hati,
    nasehat tanpa perlu banyak berkata-kata,
    karena semua orang sadar banget karena semua yang hidup akan mati,
    :)

    BalasHapus
  19. terimakasii buat semua yg uda mau nyempetin mampir di tengah jalan2 blognya ;)

    BalasHapus
  20. artikelnya bagus sob,sangat menyentuh....betapa pentingnya kematian dalam kehidupan.

    terimakasih sudah mengingatkan,semoga bermanfaat untuk kita semua...aamin

    BalasHapus
  21. selalu takut berbicara kematian. akhir-akhir ini saya jarang sekali mengaji karena tugas kuliah (katanya) seharusnya saya tidak memberi alasan (T__T)

    BalasHapus
  22. "mati sepenuhnya hanya untuk memahami arti cinta"

    BalasHapus
  23. .. setelah baca ini rasa nya gimana gitu. huhh ..

    BalasHapus
  24. aduh tulisannya daleeeemmmmm

    BalasHapus
  25. Blogwalking...
    Visit Back yaa gan :)
    http://ooops.sjutait.com

    BalasHapus
  26. maknyuss
    kebetulan rumah saiaa deket kuburan kang :D

    ada 2 hal yang tidak semua orang bisa lakukan, yaitu
    menikmati hidup dan menikmati kematian :)

    BalasHapus
  27. Saat mati, kita baru akan menyadari bahwa sedang baru bangun dari tidur sejenak...

    BalasHapus
  28. Kadang ngeri juga kalo ngomongin kematian. Tapi sekuat apapun manusia, sebesar apapun usaha untuk mengelak, pasti kematian akan datang kepada semua yang bernyawa.
    Semoga kita diberi umur yang panjang dan mati dlm keadaan khusnul khotimah. aamiin

    BalasHapus
  29. انّا للہ و انّا الیہ راجعون

    BalasHapus

D'APRÈS VOUS?