
Batang giok bisa menyerang ke kiri dan ke kanan seperti seorang pejuang garang yang menerobos barisan musuh.
Ia bisa memanjat dan melompat ke bawah laksana seekor kuda liar yang meloncati arus gunung.
Ia bisa muncul dan tenggelam seperti sekelompok burung cama bermain-main di atas ombak-ombak yang jernih laksana kristal.
Ia bisa memukul sekeras-kerasnya atau mengaduk-aduk secara ringan, laksana burung-burung yang mematuk dalam sebuah lesung gandum.
Ia bisa menembus dalam-dalam dan mengikis secara dangkal seperti sebuah batu karang yang dilemparkan ke dalam laut.
Ia bisa berkisar sedikit demi sedikit dan mendorong perlahan-lahan seperti seekor ular yang kedinginan yang merayap ke dalam sebuah gua.
Ia bisa mengendur secara cepat dan menusuk secara tiba-tiba seperti seekor tikus yang ketakutan yang menerobos masuk ke dalam sebuah lobang.
Ia bisa mengangkat kepalanya dan mengait kaki-kainya seperti seekor elang hijau yang mengejak seekor kelinci jantan yang lihai.
Ia bisa menimbulkan puncaknya dan mencelupkan dasarnya seperti sebuah layar besar melawan hembusan-hembusan angin keras.
Batang giok dapat ditekan kuat-kuat, menggergaji gerbang giok bolak-balik, dengan gaya membelah tiram untuk mengambil mutiara yang berkilau.
Ia bisa menyentak nadi giok di bawah atau beringsut masuk ke dalam ngarai emas di atas dengan gaya membelah batu karang untuk mencari giok yang indah.
Puncak Yang bisa menghantam teras permata dengan gaya sebuah palu besi menumbuk di dalam lesung jamu-jamuan.
Batang giok bisa masuk dan keluar menyerang ke kiri dan ke kanan ruang pemeriksaan dengan gaya lima ratus palu menumbuk besi panas.
Puncak Yang bisa bergerak ke sana ke mari menggiling dan membajak di antara ladang dewata dan lembah yang tersembunyi dengan gaya seorang petani mengolah lahan di musim gugur.
Taman yang gelap dan istana sorgawi bisa saling menggilas dengan gaya dua puncak yang gagah perkasa saling berbenturan.

Sang lebah mencuri nektar liar
dan meneguk rasanya nan pertama
Kepondang emas mematuk persik
mencairkan ampas nan lembut di dalam mulutnya
Hasrat nan beriak-riak
membuatnya agak terengah-engah
Nafsu nan haslus
membawa kesenangan nan lembut
dan meneguk rasanya nan pertama
Kepondang emas mematuk persik
mencairkan ampas nan lembut di dalam mulutnya
Hasrat nan beriak-riak
membuatnya agak terengah-engah
Nafsu nan haslus
membawa kesenangan nan lembut
Kaisar kuning bertanya kepada si Perawan Elemental : Semangatku lemah dan kehilangan keharmonisan. Hatiku gundah dan tubuhku dilanda kerisauan. Apa yang harus ku lakukan?
Perawan Elemental menjawab : Kelesuan lelaki disebabkan oleh kesalahan dalam cara mengawinkan Yin dan Yang. Perempuan mengungguli lelaki, sebagaimana air mengungguli api.
Mereka yang tahu caranya ibarat juru masak yang baik, yang bisa meramu ke lima rasa itu menjadi sup yang gurih; mereka tahu bahwa Tao-nya Yin dan Yang dapat meramu kelima kenikmatan tersebut. Tetapi mereka yang tidak mengetahui akan mati sebelum waktunya. Bagaimana mungkin mereka bisa merasakan kenikmatan seksual?
Sesekali bole kan klu saiia bagi-bagi tips en trik di sini..?!?!? Huehehehe... Ba'a kabanyo sadayana?!?!? Huelehhh!!! Langsung ajja nii... Ada triknya! Loh opo tokh?!?!? Itu loh... jeprat-jepret ngono.. :p. Hmm... yupp ada triknya akang sa'dulur sadayana. Terutama saat kebutuhan memotret keramaian tersebut bukan hanya datang dari jeneungan sahaja. Dengan kata lain, banyak orang yang mengantri untuk memotretnya.
Berikut strateginya :

Outstanding
Tentukan dengan sigap obyek pemotretan yang menonjol dari keramaian tersebut, khususnya yang menggambarkan jiwa atau ciri khas dari keramaian tersebut, sehingga dapat menjadi keunggulan dan kepastian potret yang akan jeneungan akang mba' tuan dan nyonya hasilkan.
Colorful
Atau, jeneungan akang mba' tuan dan nyonya juga dapat memilih obyek bidikan kamera yang memiliki kekuatan warna dan mimik yang beragam atau menarik. Misalnya, pada saat membidik kemeriahan pesta kostum, pilihlah warna kostum yang paling menonjol, atau facial expression dari si pemakai kostumnya.
Proper Light
Selanjutnya, jeneungan akang mba' tuan dan nyonya harus dapat menentukan sudut pengambilan gambar yang pas dan memiliki kadar pencahayaan sesuai dengan citra yang ingin jeneungan akang mba' tuan dan nyonya timbulkan. Bisa untuk hasil backlight yang dramatis atau memperkuat foto.
Wait and be Ready!
Terakhir, jeneungan akang mba' tuan dan nyonya hanya harus menunggu untuk momen yang tepat. saat elemen yang ada muncul dan beradu, ekspresi wajah, senyuman, kerlingan mata, background, atraksi, dan lainnya, setelah semuanya siap.. *click*!!!
[...]
Berikut strateginya :

Outstanding
Tentukan dengan sigap obyek pemotretan yang menonjol dari keramaian tersebut, khususnya yang menggambarkan jiwa atau ciri khas dari keramaian tersebut, sehingga dapat menjadi keunggulan dan kepastian potret yang akan jeneungan akang mba' tuan dan nyonya hasilkan.
Colorful
Atau, jeneungan akang mba' tuan dan nyonya juga dapat memilih obyek bidikan kamera yang memiliki kekuatan warna dan mimik yang beragam atau menarik. Misalnya, pada saat membidik kemeriahan pesta kostum, pilihlah warna kostum yang paling menonjol, atau facial expression dari si pemakai kostumnya.
Proper Light
Selanjutnya, jeneungan akang mba' tuan dan nyonya harus dapat menentukan sudut pengambilan gambar yang pas dan memiliki kadar pencahayaan sesuai dengan citra yang ingin jeneungan akang mba' tuan dan nyonya timbulkan. Bisa untuk hasil backlight yang dramatis atau memperkuat foto.
Wait and be Ready!
Terakhir, jeneungan akang mba' tuan dan nyonya hanya harus menunggu untuk momen yang tepat. saat elemen yang ada muncul dan beradu, ekspresi wajah, senyuman, kerlingan mata, background, atraksi, dan lainnya, setelah semuanya siap.. *click*!!!




Indonesian. Indonesia pada hakikatnya merupakan kumpulan dari keluarga-keluarga yang tersebar dilebih dari 12.000 pulau yang ada di Nusantara.. Tiga tulisan yang sejajar di bawah slider ini mengutip langsung dari blog
Strong. Apabila keluarga-keluarga ini kuat, maka Indonesia akan menjadi Bangsa dan Negara yang Kuat dgn sendirinya tanpa perlu konsep yg berbelit-belit dan biaya yang membebani negara.
from Home. Pastikan keluarga kita dan keluarga sanak famili kita di seluruh tanah air telah menjadi bagian dari Gerakan Membangun Indonesia yang Kuat dari KELUARGA!