SMKN 3 Gorontalo Meradang

Aaaaaaaaaaarrgghhh... Jika saja ini terjadi dalam lingkungan Pesantren atau setidaknya di tengah-tengah lingkungan 'sekolah angkatan' atawa kepolisian dan kawan2nya yang metal2 yang memang diterapkan adanya sistem komando, rantai komando yangharus dipatuhi para bawahan, mungkin ini gak akan mengemuka dengan dahsyat seperti yang satu ini, belum lagi.. ada aja buu yang sempet2nya merekam kejadian tsb.

Kekerasan (entah pilihan katanya bertabrakan gk sama kalimat pembuka gw tadi, pink). Kali ini menimpa 18 siswa SMKN 3 Kota Gorontalo. Menurut Kepala SMKN 3 Gorontalo, Amir Kunuti, Awaludin mengaku telah lepas kendali. Perbuatan Awaludin pada 17 November lalu itu terjadi karena para siswa berbuat gaduh saat melewati ruang kelas tempat dia mengajar.



Bergiliran laksana raja berpindah ke para selirnya setiap hari, oknum guru tersebut menampar 18 siswanya, kocaknya, aksi penganiayaan ini (oalaahh.... tindakan tegas lebih tepatnya, pink) sempat direkam dengan menggunakan telepon selular milik salah seorang siswa. Satu persatu para siswa dimintai untuk maju menerima tamparan.

SMK Negeri 3 Gorontalo. Salah satu sekolah yang dipercayakan untuk menjadi sekolah yang bertaraf internasional sejak oleh Departemen Pendidinkan Nasional tahun 2006 untuk kelompok Bidang Teknologi di Provinsi Gorontalo. Limboto, danau terbesar di daerah tersebut seperti sirna dikarenakan kasus yang terlalu dilebih2kan ini. Kepala dinas Pendidikan menyetujui tindak tegas dari guru Matematika trsbt, yang mengakibatkan berangnya anggota dewan DPRD dalam dengar pendapat tadi malam.

Ps : tamparan yang mantap kang.




video full size

It's all yours!

16 comments:

{ Vina Revi } | 12 Desember 2008 15.48 mengatakan...

Aku nggak pernah setuju dengan penyelesaian masalah melalui kekerasan. Muak ngeliatnya! Eneg ndengerinnya!

Menurutku sih si Awaludin itu lebih baik langsung di SP3 yang berarti kemungkinan dipecat udah di ujung tanduk. Nggak usahlah pake SP1 dan SP2 kalo ke orang kasar macam begitu.

Daripada merusak psikologis anak2 didiknya?

{ Vina Revi } | 12 Desember 2008 15.53 mengatakan...

ou, dan satu lagi.

Itu maksudnya apa kok Kakandepdikbud menyetujui penganiayaan yang dilakukan Awaludin?

Doooooh, pantes jadi pejabat, Pak. Hobbynya main kasar dan nggak punya hati nurani, ya?

Okelak kalo misalnya mereka`merasa bahwa anak2 SMK Gorontalo itu badung2. Tapi apa iya hal tsb lantas dianggap sbg pembenaran untuk melakukan hukuman secara fisik?

{ h3ll } | 13 Desember 2008 00.59 mengatakan...

emang nya kalau di pesantren spt apa pendidikannya? mksdnya bila mesti ada hukuman...

{ genial } | 13 Desember 2008 07.56 mengatakan...

@ vina : 'Kakandepdikbud menyetujui penganiayaan yang dilakukan Awaludin?'

bukan tindakan penganiayaan yg di setujui, tapi lebih kepada ketegasan dalam bersikap seseorang yang patut di hargai.. kira2 yang saya tangkap dari berita yg muncul 1hari setelah kejadian itu yahh seperti itu mba'...

bukannya memang harus ada yang bertindak jika kejadian spt itu terjadi di masyarakat kita jika ingin melihat lebih luas?

@ h3ll : yahh kira2 sama spt yg di anut dalam ketentaraan kali ya'... bukannya memang seperti itu?

{ ArpitNext } | 13 Desember 2008 10.45 mengatakan...

Hi! I got your comment on my blog, but can't understand your massage

Thanks for your visit!

{ novnov } | 14 Desember 2008 02.46 mengatakan...

ahhh untung saya bukan alumnus SMAN 3 hehehe...

{ genial } | 14 Desember 2008 04.04 mengatakan...

coba gw yg jadi Awaludin :p

{ Putty Angelica } | 14 Desember 2008 05.52 mengatakan...

kasian ya siswa2nya... pak gurunya jg kasian ko'... kasian semuanya harusnya insiden smcm ini ga trjadi

{ yoyo } | 14 Desember 2008 05.59 mengatakan...

klo saiya dulu pernah juga di tempiling kek gitu, hanya lantaran salah ngomong... hueheu... atit dah pipi, ampe meyah :(

{ genial } | 14 Desember 2008 06.17 mengatakan...

spt yg saya bilang, jika ini tejadi di lingkungan pesantrren atawa tentara, mungkin ini gk kan jadi masalah, jujur saya sndiri gk mempermasalahkan hal biasa yang memang seharusnya terjadi ini...

well... sekali lagi peranan media sangat berpengaruh dalam perkambangan opini yang mereka perkuat dalam misi2 penyiaran mereka itu...

{ Imamnic } | 14 Desember 2008 07.24 mengatakan...

Harus hati-hati tuh sama guru kayak gitu :-)

{ genial } | 14 Desember 2008 07.39 mengatakan...

tp kuk saya s7 yahhh.... jd binun... sendiarian duang yg s7 apa nih???

{ BloGendeng } | 14 Desember 2008 08.02 mengatakan...

emang guru edan tuh. Ngga jamannya maen tangan. Jaman ku SMU 15 taon lalu guru maen tangan gitu udah dilawan kok.

{ genial } | 14 Desember 2008 08.04 mengatakan...

anak STM yah bang?

{ granny } | 14 Desember 2008 21.24 mengatakan...

kayaknya ada yg pake bahasa gw nih!!!

tolong ya yg merasa udah copycat my language bayar royalty yahhhh...


hahahahahhahahahaaa


s7??????????



setujuh??????




setubuh aja dahh bayarannya huaahahahahhahahahahhahahahhhahahhaa................siipppp bgd !!!


udahh no violent!!!!
stop violent!!!

gak usah pake kekerasan emangnya indonesia negara komunis??
kalo rrc or rusia boleh!!
tapi indonesia terkenal dengan ramah tamahnya...

so tegakkan lagi budaya ramah tamah, tabah dan sederhana!!!!!!!!!


hidup INDONESIA!!!

{ amoeba } | 16 Desember 2008 01.21 mengatakan...

granny napa lenyap gtu aja?

Poskan Komentar

D'APRÈS VOUS?

The Personal Touch

love life my review Kiat memperkaya diri Indonesian Strong from Home Sufi info perangkat blog Download mp3 Quote of the day Francomania R U Multiple Intelligence Rock Awards Masjid Kita pictures Low Latent Inhibition Solusi Jakarta Download Video Masgari Muhammad Athir Ardan Rahasia Ikhlas film sahabat angga Angga Sbastian Déjà vu Gudang Permainan Kreatif Khusus Asah Otak Kiri Anak Insan Kamil Seabrek Permainan Kreatif Khusus Asah Otak Kanan Anak Zuhud Alanis Morissete - MTV Unplugged (1999) Alanis Morissette - Flavors of Entanglement (2008) Amien Apa itu Déjà vu 1 Apa itu Déjà vu 2 Ayn al Qudat Be the Miracle Berbuat Baik Bruno Mars - Just The Way You Are Cinta itu Hanya Damai - Esensi David Foster Dewa 19 Dimana ku Dinar Dirham sebagai Jawaban Diri Manusia Doa Jenderal Douglas Mac Arthur Doel Sumbang Download Software Dream Theater - Live At Budokan (2004) Dream Theater - Systematic Chaos (2007) Dream Theater - Train of Thought (2003) Dunia Baru Dunia dan Imam Mahdi Eksistensi Esensi Keberadaan Fariduddin Attar - Hakim Sanai Fibrokistik Mammae Gladi Kotor Hakikat Manusia Hapuskan Mobil Hati Heterogenitas pertunjukan Dunia Ideologi Mobil Ilmu Pengetahuan Baru Irma Novrida Iron Maiden Istiqomah Jakarta Lumpuh Buang Mobil Jakarta tanpa Mobil Jalaluddin ar-Rumi Jalan Hati Jenderal Douglas Mac Arthur Jujur Junte Kasih Sayang Kecerdasan dan Anak Kejujuran Kesadaran Khalifah Allah Kista Jinak Payudara Kita (tidak) Beda Labyrinth Lathifah Makrifat Manusia Sempurna Manusia dan Tanggung Jawab MarvelKlik Mati sebelum mati Menerima adalah Kebaikan juga Nenek Make Up Tebal OST - The Dark Knight (2008) Objektif Logis Objektif Rasional Objektif Sejati One Minute Silence - Available in All Colors (1998) Peran Kita Untuk Semua Permainan Lego Poppy Mercury Puji Tuhan Raggamuffin Ramalan Joyoboyo Ramalan Ronggowarsito Ramalan Sbdo Palon Sahabat Angga - Final Sahabat Angga - Semua Tentang Kita Selamat jalan saudaraku Amien Sheryl Crow - Detours (2008) Siapa Tuhan Mu Slank Slipknot - All Hope Is Gone (2008) Sori Dori Mori Sparkling Saint - Saintronic (2008) Syekh Siti Jenar - Makna Kematian Syirik Ashghar Syirik Khofi Syirik Khofi (samar) Tanggungjawab dalam kebahagiaan Teka-Teki Einstein Tembang Kehidupan Terbuka Tesla - Times Makin' Changes Tidur Sadar Tipe Aural (Auditory - Musical) Tipe Belajar Visual Tipe Fisik (Kinesthetic) Tipe Logis (Mathematical) Tipe Penyendiri (Intrapersonal) Tipe Sosial (Interpersonal) Tipe Verbal (Linguistic) Tokoh Tragedi Tanah Serambi Mekkah 26 Desember 2004 Vicky Sianipar feat. Ikhsan Akbar - Sesal Semu Waham Within Temptation - Forgiven Zainal Arifin Zainal Arifin IUS

Pengikut

 

Copyright © 2010 Ikhlas - The Secret All Rights Reserved

Design by Dzignine