Zuhud

Disebutkan bahwa orang yang berhati ikhlas diperkenankan Allah untuk berbicara, melihat, mendengar dan berpikir bersama dengan lidah, mata, hati dan telinga Allah.
(HR. Thabrani)

Hati yang ikhlas identik dengan ketiadaan tamak. Orang yang memiliki sifat ini dan tidak tamak amat disukai manusia. Rasul pernah didatangi seorang sahabat yang ingin meminta resep agar disukai Allah dan disukai sesama manusia.

Rasul bersabda;

Zuhudlah terhadap dunia, niscaya Allah mencintaimu, dan zuhudlah terhadap apa yang ada di tangan manusia, niscaya manusia mencintaimu.
(HR. Ibnu Majah)

2 komentar:

  1. Terimakasih atas ilmunya sobat ...

    BalasHapus
  2. Bahasanya berat, butuh waktu untuk dicerna. Hehe

    BalasHapus

D'APRĂˆS VOUS?