Keluarga, Miniatur Indonesia

468x60 Advertise space

Jan - 31 - 2011

Bagaimana caranya..? Gabung di FB: komunitas Ayah Edy.

Jan - 31 - 2011

Simak selalu Live Talkshow Ayah Edi.

Jan - 31 - 2011

Jaringan Radio Smart FM, SINDO TV dan TV Lokal Daerah.

Indonesian. Indonesia pada hakikatnya merupakan kumpulan dari keluarga-keluarga yang tersebar dilebih dari 12.000 pulau yang ada di Nusantara.. Tiga tulisan yang sejajar di bawah slider ini mengutip langsung dari blog Ayah Edi.
Strong. Apabila keluarga-keluarga ini kuat, maka Indonesia akan menjadi Bangsa dan Negara yang Kuat dgn sendirinya tanpa perlu konsep yg berbelit-belit dan biaya yang membebani negara. Indonesian Strong from Home.
from Home. Pastikan keluarga kita dan keluarga sanak famili kita di seluruh tanah air telah menjadi bagian dari Gerakan Membangun Indonesia yang Kuat dari KELUARGA! Indonesian Strong from Home.

Gag tau kenapa saiia lebih suka versi ini, versi dimana Huge Grant nyanyi bareng sama Drew, yang ternyata setelah dipikir-pikir, merupakan salah satu aktris paporit saiia disamping mba' Salma Hayek tentunya.. huehehehe...

Padahal asli, minggu-minggu ini, bahkan hampir lewat satu bulan ini, kegiatan ngBlog saiia makin gag jelas, terbenam, males, cape, yang tentunya disebabkan banyak faktor. Oleh karenanyalah, mohon dibukakan pintu maaf seluas-luasnya buat para akang panjeneungan mba' sadayana, sa'dulur sakabeh na tuk memaafkan dangkalnya kegiatan bewe yang keluar dari blog ini menuju ke blognya saudara karib sekalian handai taulan.

Plus, juga, gag tau kenapa, ko' saiia tiba-tiba suka sama lagu Way Back Into Love ini... hmmm... kenapa kira-kira iia?!?!?!











Pamit mundur akang sadayananananananananananaaaaaa :(


There's no download link in this creapy post :p So sorry for that :(


[...]

Sumpah lagi pusing en gag mut banget buat ngapa-ngapain...
Sumpah lagi pusing en gag mut banget buat ngapa-ngapain...
Sumpah lagi pusing en gag mut banget buat ngapa-ngapain...
Sumpah lagi pusing en gag mut banget buat ngapa-ngapain...
Sumpah lagi pusing en gag mut banget buat ngapa-ngapain...
Sumpah lagi pusing en gag mut banget buat ngapa-ngapain...
Sumpah lagi pusing en gag mut banget buat ngapa-ngapain...
Sumpah lagi pusing en gag mut banget buat ngapa-ngapain...
Sumpah lagi pusing en gag mut banget buat ngapa-ngapain...


Award dari Phii...



Award genialbutuhsomay Award genialbutuhsomay

Award genialbutuhsomay Award genialbutuhsomay

Award genialbutuhsomay Award genialbutuhsomay




friendly visitor awards

OPENSOURCE blog post






Sumpah lagi pusing en gag mut banget buat ngapa-ngapain...
Sumpah lagi pusing en gag mut banget buat ngapa-ngapain...
Sumpah lagi pusing en gag mut banget buat ngapa-ngapain...
Sumpah lagi pusing en gag mut banget buat ngapa-ngapain...
Sumpah lagi pusing en gag mut banget buat ngapa-ngapain...
Sumpah lagi pusing en gag mut banget buat ngapa-ngapain...
Sumpah lagi pusing en gag mut banget buat ngapa-ngapain...
Sumpah lagi pusing en gag mut banget buat ngapa-ngapain...
Sumpah lagi pusing en gag mut banget buat ngapa-ngapain...

Makasii iia...

[...]

Ketika gunung-gunung, samudera dan langit mengajukan protes ke langit tentang banyaknya prilaku biadab umat manusia yang terus ajja merusak alam dan merusak diri manusia itu sendiri, dan kemudian gunung itu memintakan izin agar diperbolehkan meledakkan diri dan mengalirkan lahar panas dan batu-batu api untuk menghancurkan kota-kota manusia, Allah menjawab bahwa memang tolol bener manusia bersedia dijadikan khalifah di bumi, padahal gunung, jin, badai dan lain-lainnya menolak. Celakanya sang khalifah ini, berbuat gag lebih baik dari binatang-binatang dan pepohonan yang senantiasa bersujud kepada-Nya.

Seandainya benar demikian..

Manusia mentradisikan kesembronoan ruhani, keberlebihan konsumsi, menuruti kemerdekaan sampai tingkat mabuk, mengambil apa yang bukan haknya dan gag menyampaikan apa yang seharusnya disalurkan -baik uang, harta, kambing ataupun hak asasi.

Mentang-mentang Allah gag pernah membuat mata mereka buta sebelah, rambut rontok dan bibir tiba-tiba ndower ketika bangun pagi di pagi hari. Mentang-mentang Allah amat setia menjaga nikmat-nikmat-Nya untuk selalu berlaku pada manusia meskipun hamba-Nya ini gag mematuhi-Nya, bahkan membohongi-Nya dalam berbagai hal.

Memang Allah amatlah mencintai hamba-Nya. Terkadang Ia tampak begitu bersusah payah berusaha meyakinkan agar manusia mempercayai-Nya. Disaat lain Ia seolah-olah murka karena Ia gag dinomorsatukan, melainkan dipersekutukan dengan benda-benda dan nilai-nilai yang remeh-temeh dan sepele, sehingga seandanya Ia adalah manusia, maka akan tumbuh rasa cemburu dan sakit hati yang mendalam.

Sadarlah! Keadaan hidup kita, personal maupun sistematik, sampai sejauh ini masih menunjukkan sangat banyak ketidaklayakan empirik untuk dimaafkan oleh Allah.


[...]

Dunia InterteinKetika seorang sutradara pilem mengumumkan bahwa ia membutuhkan pemeran wanita remaja pendatang baru -sebab ia gag lagi bersedia bikin pilem sekadar mengandalkan bintang top- maka dunia jagat hiburanpun bertebaran lamaran seperti bintang-bintang dan planetan menaburi langit.

Ratusan jumlahnya, bukan sekadar puluhan. Itu baru untuk satu pengumuman lowongan. Bahkan disinyalir, untuk acara-acara serupa sekarang-sekarang ini, ribuan! Padahal dunia seperti itu, iia pilem, iia nyanyi, iia semua dee.. yang katanya artis-artis di tipi, mereka sebut 'dunia intertein'. Oalaaahhh.. hampir bisa dipastikan semua artis yang ada di tipi sana, yang biasa saiia liad, pasti bilangnya seperti itu... 'dunia intertein'. Entah saiia yang salah entah sopo sing ora gelem ngaku yo' klu 'kata-kata' itu.. hhmm... NGACO!?!?!? Weiss... balik lagi kang, jeneungan, mba', padahal... iia padahal dunia satu itu senantiasa terbuka untuk itu (lowongan serta karir dsb) dan ada banyak sutradara yang siap loh untuk menampung.

Cewek-cewek generasi muda Pancasila ini pun berdatangan ke studio dengan kostum mereka masing-masing yang menantang setengah, dua pertiga atau se'enggagnya seperempat telanjang. Plus cara berlenggok, cara memandang serta cara menggerakkan bibir dan lidah dalam bertutur.

Ini jelas regenarasi efektif. Proses pergantian estafet yang penuh dinamika. Tokh tentunya mereka mengikuti jejak kepemimpinan kakak generasinya kan, misalnya para bintang pilem atau musik setengah pop yang suka datang ke kantor sebuah majalah, menawarkan diri untuk diwawancarai, dibawa masuk ke studio untuk cepat atau pelan mencopoti lembar demi lembar pakaiannya hingga bisa telanjang sama sekali.

HHmm... Jelas mereka ini tergolong wanita karier, yang tarif bergaining powernya sangatlah tinggi, daya determinasi dan penetrasi lapangannya mengagumkan. Mungkin textbook mereka antara lain adalah kata-kata dunia intertein itu tadi barangkali?!?!






[...]

Inisiatif Baru?Setiap orang bekerja keras menempuh cita-cita, mencari nafkah, menumpuk harta dan kekuasaan, lalu-lalang kesana-kemari bagai melupakan apapun, kecuali kepentingan dirinya sendiri.

Tetapi suara sunyi dari dalam hati kecil atau hati nuraninya sendiri akan jauh lebih kekal dari segala gegap-gempita harta dan kekuasaan. Ini yang saiia rasakan ketika lama menghilang tanpa menuliskan apapun di blog ini. Suara sunyi itu tetap menyapa sampai saiia menua, dan sunyi hati nurani ini justru terdengar keras suaranya di saat-saat manusia -saiia khususnya- menjelang mati.

Tatkala manusia mulai menyadari -secara lambat- bahwa seluruh yang dibangun di dunia ini gag penting. Karena yang kekal abadi adalah panggilan-panggilan sunyi dari dalam diri mereka sendiri itu -yang selama berpuluh-puluh tahun gag begitu ia perhatikan.

Mungkin sekedar anak nakal. Manja. Emosional. Belum punya kesanggupan untuk mengedepankan persoalan yang menimpanya. Kurang sabar. Kurang memiliki ketahanan mental untuk menampung pukulan demi pukulan yang terus menimpanya. Misalnya yang datang mendera dari akang gugel... wkwkwkwkwkwkwkwkwkwk...

Akhirnya saiia memutuskan untuk menulis kembali di sini, iia walau hanya seperti sampah satu ini sahaja bentuknya. Ternyata jalan memang masih teramat panjang. Bener kata bung Iwan dalam lagunya yang entah apa judul dan bagaimana pula syairnya. Hmm...



[...]